Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil)


Mahasiswa memberi pelatihan cara pembuatan VCO


Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, yang memiliki kebun kelapa (Cocos nucifera) terluas di dunia yakni seluas 3.712 hektare, yang hampir seluruhnya adalah perkebunan rakyat dan merupakan sumber penghasilan sekitar dua setengah juta keluarga petani.

Masyarakat mengonsumsi VCO hasil produksinya

VCO (virgin coconut oil) atau minyak kelapa murni sebenarnya bukan produk baru bagi masyarakat kita. VCO adalah minyak perawan yang berasal dari sari pati kelapa, diproses secara hiegienis tanpa sentuhan api secara langsung dan bahan kimia tambahan.
Sejak jaman dahulu masyarakat Indonesia sudah terbiasa mengonsumsi minyak kelapa murni ini, untuk ramuan obat tradisional.


VCO dan minyak produksi masyarakat Teluk Pakedai

Hasil riset para ahli baru-baru ini membuktikan bahwa minyak kelapa murni baik untuk kesehatan dan hasil-hasil penelitian membuka tabir kerahasiaan alam yang terkandung dalam buah kelapa, menyajikan data tentang manfaat minyak beraroma gurih dan lembut itu untuk meningkatkan metabolisme tubuh, serta menanggulangi beraneka penyakit.
Berikut sebagian manfaat VCO dapat mengobati, seperti: HIV / AIDS, Hipertensi, Aterosklerosis, Diabetes, Jantung, Hepatitis, Stroke, Kolesterol, Kanker, Prostate, Maag, Ambeyen / wasir, Oestoporosis, Influenza, Penyakit Kulit, Kerontokan rambut, Ejakulasi dini,
Obesitas, dll
Pada intinya, minyak VCO (minyak kelapa perawan ini bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit.

Manfaat VCO bagi kesehatan karena adanya kandungan Asam laurat tinggi (52,73 %). Kandungan asam laurat menentukan kualitas minyak VCO. Semakin banyak persentase kandungan asam laurat, maka semakin bagus kualitas minyak VCO tersebut.
Asam laurat ini di dalam tubuh diubah menjadi senyawa monolaurin yang memiliki kemampuan antivirus, antibakteri, antijamur dan antiprotozoa.

Proses Pembuatan VCO
1. Bahan : Kelapa parut 1 kg; Air masak 1,5 liter; VCO 2 sdm(pancingan)
2. Alat : Kayu penyanggah; Botol aqua ukuran 1,5 liter; Selang 30 cm; Penjepit; Saringan; Tisue

Cara pembuatan
1. parut kelapa sebanyak 1 kg ( kelapa dipilih yang tidak muda dan tidak terlalu tua ).
2. kelapa parut dicampur air masak sebanyak 1,5 liter, kemudian disaring untuk diambil santannya.
3. santan dimasukkan kedalam botol ( alat ) dan dibiarkan sekitar 30 menit hingga terjadi pemisahan antara santan kental (krim) dan air (skim)
4. air/skim dibuang, kemudian krim diberi pancingan berupa VCO sebanyak 2 sdm dan di aduk merata. Kemudian didiamkan selama 12 jam.




Penyaringan skim dari krim

5. setelah 12 jam santan tersebut akan berubah menjadi 3 lapisan, yaitu : blondo, minyak, dan air. Air pada bagian bawah dibuang, kemudian minyak disaring dengan menggunakan penyaring yang dilapisi dengan tisue sebanyak 2 lembar.
6. VCO siap dikonsumsi

Comments :

1
Febryan Paudi mengatakan...
on 

Selain herbal yang disebutkan di artikel ini, ada jg daun insulin (daun yakon) juga bantu untuk turunkan kadar gula darah.

Apalagi jika daun insulin (daun yakon) dikombinasi dengan herbal sambiloto dan meniran, semua dalam satu kapsul jadi kapsul yakon plus...

untuk info jelasnya... Klik aja >>
http://berkhasiat.web.id/jualan/diabetes-herbal-kapsul-yakon-plus/

Atau langsung pesan ke Ryan 0813-80-262524 (SMS/WhatsApp/Telegram/Line)